Sunday, January 10, 2016

Kenapa Si Mz?

Uh.

Berawal dari kepoin Tenimyu S2, tepatnya pengen lihat siapa yang jadi Sanada. Secara ya si Sanada itu kan bias saya jadi ya ehehueh.

Begitu tau, mulanya biasa aja, "Oh, orang ini toh" "Hm, itu namanya" "Ho iya cakep sih". Malah saya sempet kepikiran kalo si mz ini kok.... Rasanya agak terlalu manis (?) buat jadi Sanada.

Seingat saya, foto si mz yang inilah yang pertama kali saya liat

Mulanya memang cuma sebatas foto, terus mulai nonton dikit-dikit, waktu anak Rikkai perform di Dream Live 2k13. Saya pantengin si mz dengan lebih fokus. Damn, this guy is s o g o o d.

Lebih-lebih waktu bagiannya dia duet sama (yang jadi) Yukimura.

Bagian ini maksud saya.


"..........he, mas ini rek,"

Di situlah mulai. Tracking tag namanya si mz di tumblr, follow Twitter-nya, main ke blog-nya pula. Awalnya seneng aja lihat-lihat foto dan video (yang ada) si mz, terus lama-lama nyimpen. Yha :'

Apalagi setelah saya juga mulai donlot perform Tenimyu lainnya (yang ada si mz doang. Yek ya). Semakin lalalalala deh sama si mz. Suaranya, gesturnya (dari hasil latihan juga sih ya), dan tampang cemberutnya itu representatif banget untuk jadi Sanada . Apalagi tampang cemberutnya.

Yakan.
Y a k a n .
Y     a      k       a      n    .
Hm.

Eh, tapi waktu senyum kok manis juga.


Hm.

Aduh, tatapannya yang menghujam hati, hidungnya rek lancipe talah, itu bentuk mulutnya kok lucu seh tuing-tuing kayak kucing, aaa gigi depannya yang kelihatan tiap masnya ketawa itu.

H M .

.....meskipun kadang (atau sering? Antara kadang dan sering sih) si mz juga berpose/berkata/bertindak/menulis yang aneh dan alay, membuatku bertanya-tanya "kau itu ngapain sih mz".

Gitu ya mz

Yha aja mz

Oh iya, berhubung si mz ini adalah yang tertua di antara cast Rikkai, dia punya jobdesc : "to get their shit together", yah, hal-hal semacam bagaimana mereka membangun kemistri dan menjaga kekompakan. Terus ngajarin macem-macem juga, dari soal akting, nyanyi, gerakan dance, etc. Makanya para junior itu terlihat respek sama si mz, terutama dek Atomu (pemeran Yanagi Renji) yang masih newbie di dunia panggung, dia merasa banyak dibantu sama si mz. Tapi ya karena sisi alay-nya, aku merasa si mz ini jadi dipandang dengan tatapan antara respek-kagum-heran-bingung, kayak "ini senpai keren, tapi kok aneh ya".

Ya demikian adanya, segitu impresifnya Sanada versi mz ini, bahkan hingga sekarang pun belum bisa move on darinya. Sial.

Ah, dari tadi saya nyebut si mz tanpa bilang namanya. Sebenernya udah pernah saya mention di postingan sebelum ini sih, tapi kalau mau tahu, klik saja di mari.

Thursday, January 7, 2016

2015

1. Stumbled upon this wonderful site. Ini site buat remaja sih, tapi kalo kontennya masih relevan dengan saya, kenapa nggak? Apalagi dengan sentuhan artwork yang speaks to me on so many level. Pokoknya saya belajar banyak dari site itu.

2. Belajar untuk memahami bahwa orang-orang di sekitar saya adalah manusia, dengan segala cerita dan kompleksitasnya masing-masing. Dengan begitu saya bisa lebih baik lagi dalam menjalin koneksi dengan sesama saya. Yeha.

3. Terjerat pesona paduan warna neon-pastel-iridescent, kena pelet 80s aesthetic, glitch art, dan kitschy stuff lainnya.

4. Gara-gara itulah jadi terinspirasi dan ketagihan mbikin collage art yang super tacky.

Hiks
5. Dan jadi nyoba style coloring yang nggak biasa saya pakai.

Rnbiaow

6. Punya Polyvore. Hell yeha, senangnya bisa mengekspresikan selera fashion kesukaan tanpa harus mengeluarkan $$$$$$$$ (yea I'm so cheap).

7. Dikasih macam-macam teh merk mancanegara dari ibuk. Lumayan, menambah perbendaharaan rasa teh saya.

8. Nonton film Breakfast Club, Perks of Being a Wallflower dan Dead Poet Society. Turned out to be my faves.

9. Setelah beberapa lama struggling dengan HP yang baterainya uzur, alhamdulillah tahun ini dibelikan HP baru sama ortu : Xiaomi Mi4i. Lucu dan yang penting sesuai dengan kebutuhan serta budget.

10. Semakin minat dengan dunia makanan dan masak-masakan. Pandangan saya terhadap dunia kuliner pun berubah, pokoknya jadi lebih khidmat kalo sudah berurusan sama yang satu ini.

11. Discovered many good musics.

12. Mulai belajar to overcome my anxiety, To feel the pain, to take the responsibility. Semua orang juga punya derita dan bebannya masing-masing. Gimana mereka menghadapi semua, itu yang bikin mereka jadi sukses kan.

13. Dengan memahami itu, saya juga jadi lebih menghargai orang, udah tau gimana caranya biar nggak iri-irian lagi kalau ada yang lebih baik dibandingkan saya.

....hm, itu dulu deh.